Germas Hidup Sehat Polkesma Semakin Masif Hingga Ke Pelosok Daerah

A Germas Hidup Sehat Polkesma Semakin Masif Hingga ke Pelosok Daerah

LUMAJANG – Lumajang menjadi lokasi ketiga penyelenggaraan pencanangan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), setelah sebelumnya digelar di Bondowoso dan Jember. Pencanangan tersebut berlangsung di Galaxy Klapan. Hadir dalam sosialisasi tersebut adalah Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Budi Susatia, SKp., MKes;  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Ir.  Agus Widarto MM; serta anggota DPR RI Komisi IX, Drs. Ayub Khan, M.Si. Lumajang dipilih sebagai lokasi ketiga dari lima kabupaten dan kota yang tahun ini menjadi jujugan program sosialisasi Germas.

Hadirnya sosialisasi Germas sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, adalah salah satu kegiatan preventif promotif. Tujuannya adalah untuk menjamin kesehatan terjaga, lingkungan lebih bersih, lingkungan produktif, dan biaya berobat jadi berkurang. Anggota Komisi IX DPR RI, Drs. Ayub Khan, Msi mengungkapkan, sosialisasi program Germas ini dirasa sangat sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya pola penyakit saat ini sudah mengalami perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Dulu pada tahun 90-an banyak penyakit menular di masyarakat, tapi sekarang cenderung bergeser ke penyakit tidak menular seperti diabetes dan kanker,” ujarnya.

Sejatinya program Germas sudah digalakkan semenjak dua tahun lalu, namun kini lebih dimasifkan demi membentuk lingkungan yang sehat. Ini sesuai dengan tema yang termaktub dalam Salam Germas yaitu Sehat Keluargaku, Sehat Bangsaku, Makmur Negeriku. Slogan ini tidak berhenti dikumandangkan dalam acara yang diketuai oleh Jupriyono, SKp., Mkes selaku Kepala Unit Pengabdian Masyarakat Polkesma.

Kali ini ada tiga fokus dari Pemerintah RI yaitu stunting, tuberculosis, dan imunisasi. “Tujuannya supaya masyarakat mengubah perilaku menjadi lebih sehat, karena penyakit-penyakit ini terkait dengan perilaku yang tidak sehat. Ada beberapa langkah yang bisa dijalani, di antaranya mengonsumsi buah, cek kesehatan setiap enam bulan sekali, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, Ir. Agus Widarto MM mengungkapkan di tahun 2018 ini Lumajang sudah menunjukkan progres yang cukup signifikan dalam memberantas penyakit tersebut.  Untuk stunting pihaknya menargetkan penurunan hingga 29 persen, begitu pula dengan TB. “Sedangkan untuk imunisasi, dari target nasional 90 persen, kita sudah mencapai 93,3persen,” imbuhnya. Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Budi Susatia, SKp., M.Kes menuturkan, sebagai perguruan tinggi yang mendukung program pemerintah, Polkesma juga melakukan berbagai pengabdian masyarakat terutama dalam bidang kajian akademik. Tujuannya agar bisa mengatasi dan mengantisipasi penyakit yang berkembang di masyarakat. “Hasil kajian penelitian tersebut bisa menjadi masukan ke Kementerian Kesehatan sebagai dasar kebijakan,” ujarnya.

Penulis : Irman / Radar Semeru