Penilaian WBK Polkesma oleh TPI Kementerian Kesehatan

Foto Bersama TPI dan TIM WBK Poltekkes Kemenkes Malang setelah penutupan kegiatan "Self Assessment Wilayah Bebas dari Korupsi" , Jumat (4/10)

POLKESMA, Sehat Tanpa Korupsi

 

Setelah melalui beberapa tahapan Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Poltekkes Kemenkes Malang melakukan Self Assessment Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Kesehatan pada 3-5 Oktober 2019.

Penilaian oleh TPI merupakan tahapan ke-3 setelah sebelumnya dilakukan Pre Assessment oleh Inspektorat Jenderal V dan pendampingan oleh Inspektorat Jenderal IV. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Direktorat diikuti oleh Direktur, Wakil Direktur dan Tim WBK Poltekkes Kemenkes Malang. Dengan menggunakan baju khas Malangan, TPI disambut yel-yel anti korupsi oleh mahasiswa dan pegawai Poltekkes Kemenkes Malang.

Dalam sambutannya, Direktur Poltekkes Kemenkes Malang Budi Susatia menyampaikan asesmen pernah dilakukan tahun 2017, namun dinilai kurang untuk Menuju WBK. Tetapi hasil saat itu dijadikan pembelajaran untuk membangun sistem budaya anti korupsi di Polkesma.

Tahun 2019, Polkesma kembali diberi kesempatan untuk melakukan penilaian WBK. Masukan dari Tim Penilai Internal, menurut Budi juga diharapkan dapat memperbaiki dan meningkatkan pelayanan di Polkesma. Budi juga berharap tahun ini Polkesma bisa mendapatkan predikat WBK secara internal di Kementerian Kesehatan.

“Tujuan utama kami bukan mendapatkan predikat WBK, tapi bagaimana kita membangun sistem untuk meningkatakan layanan kepada masyarakat,” ucap Budi mengakhiri sambutannya.

Tim Penilai Internal hadir di Polkesma untuk melakukan penilaian atas komitmen Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang telah dibangun sejak lama. Tidak jauh berbeda dengan pre asesmen dan pendampingan, TPI akan menilai 6 (enam) area perubahan yang merupakan bagian dari perubahan reformasi birokrasi.

Penilaian akan dilakukan dengan melakukan desk terhadap 6 area perubahan dengan tanya jawab dan menunjukkan dokumen masing-masing Pokja. TPI juga melakukan wawancara, survei terhadap pengguna layanan dan observasi lapangan pelaksanaan layanan yang diberikan oleh Polkesma.

“Setelah memenuhi 6 indikator, Polkesma bisa memperoleh predikat WBK yang diberikan Menteri Kesehatan,” ucap Rudi Supriatna, Ketua TPI Kementerian Kesehatan.

Berita ini disiarkan oleh Bagian Humas, Sub Bagian Kepegawaian dan Umum, Poltekkes Kemenkes Malang. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui alamat email humas.polkesma@gmail.com